Diposkan   02 September 2022   00:00 WIB   Oleh : Admin   Berita

MENANGKAP PELUANG HILIRISASI INDUSTRI SEKTOR MIGAS GUNA PENINGKATAN NILAI TAMBAH SDA

MENANGKAP PELUANG HILIRISASI INDUSTRI SEKTOR MIGAS GUNA PENINGKATAN  NILAI TAMBAH SDA

Jawa Tengah dengan daya saingnya dalam tenaga kerja, upah yang murah, dan sumber daya alam yang ada khususnya pada sektor minyak dan gas bumi merupakan sebuah potensi investasi yang besar. Hilirisasi investasi merupakan salah satu jawaban dalam menangkap peluang investasi yang ada, bahkan Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa hilirisasi adalah Gerbang Emas untuk mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045. Hilirisasi investasi akan memberikan multiplier effect yang luas, baik itu penerimaan negara melalui ekspornya maupun penyerapan tenaga kerja yang bertambah. Untuk itu Kementerian Investasi/BKPM bekerjasama dengan KSO Sucofindo-Indef-Amythas telah melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka Penyusunan Peta Jalan (Roadmap) Hilirisasi Investasi Strategis di Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 30 Agustus 2022 di Hotel Gumaya Semarang.

Beberapa arahan maupun masukan telah disampaikan oleh pimpinan rapat dan para narasumber (SKPD Teknis Provinsi Jawa Tengah, KADIN , HIPMI Provinsi Jawa Tengah, Pertamina) termasuk Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah yang menyampaikan pentingnya hilirisasi investasi strategis. Dengan adanya potensi hulu (kilang minyak di Cepu dan Cilacap) yang cukup besar dan berdirinya Kawasan Industri Terpadu Batang, menjadikan industri turunan produksi migas sebagai peluang investasi yang patut diperhitungkan mengingat adanya nilai tambah produk/komoditas serta penekanan impor melalui industri substitusi impor. Diharapkan dengan adanya  Peta Jalan Hilirisasi Investasi Strategis ini akan mampu memberikan landasan arah kebijakan dan menjadi referensi bagi Pemerintah dan dunia usaha dalam rangka hilirisasi investasi guna pencapaian target pertumbuhan dan pembangunan Jawa Tengah.


Share: